Anggota Kodim0815/Mojokerto saat latihan menembak pistol di Lapangan Tembak Pratitis SPN Polda Jawa Timur, Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Kodim 0815/Mojokerto menggelar latihan menembak pistol Semester II Tahun Anggaran 2026 hari pertama di Lapangan Tembak Pratitis SPN Polda Jawa Timur, Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Selasa (27/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program latihan satuan untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan menembak prajurit dalam mendukung profesionalisme dan kesiapan pelaksanaan tugas.
Latihan tersebut dihadiri Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi selaku Wakil Komandan Latihan (Wadanlat), para Danramil, perwira staf, serta anggota Bintara dan Tamtama.
Sebelum latihan dimulai, seluruh peserta mengikuti apel pengecekan yang dipimpin Koordinator Materi (Koormat) Pistol, Kapten Inf Irsyad Hari Purnomo. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, serta penerapan faktor keamanan selama latihan berlangsung.
“Latihan menembak ini merupakan program dari komando atas yang rutin kita laksanakan setiap semester. Meskipun sebagian prajurit sudah sering mengikuti latihan dan memiliki kemampuan menembak yang baik, seluruh peserta harus tetap disiplin, mematuhi aturan di lapangan tembak, serta mengikuti setiap instruksi dari pelatih maupun koordinator,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan latihan. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari hasil tembakan, tetapi juga dari kepatuhan seluruh peserta terhadap prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.
Setelah apel pengecekan, peserta dibagi menjadi beberapa gelombang oleh personel Siopslat, Peltu Moch. Dawam. Latihan dilaksanakan secara bergantian dengan pengawasan petugas yang telah ditunjuk guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan aman.
Materi latihan menembak pistol dilaksanakan pada jarak 25 meter dengan sikap berdiri. Setiap peserta mendapat tiga butir munisi untuk koreksi, kemudian dilanjutkan dengan sepuluh butir munisi untuk penilaian. Senjata yang digunakan adalah pistol P1 Pindad dengan munisi kaliber 9 milimeter.
Untuk mendukung keamanan dan kelancaran kegiatan, latihan turut melibatkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dari Denkesyah V/2 Mojokerto serta Tim Asnik dari Denpal V/Mojokerto.
Kehadiran unsur pendukung tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan latihan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui latihan menembak rutin ini, Kodim 0815/Mojokerto berupaya menjaga kemampuan dasar keprajuritan sekaligus menanamkan kedisiplinan, ketelitian, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan mengutamakan prosedur keamanan dan keselamatan personel. *ds-kodim0815




