Tim Mabes TNI melakukan verifikasi dan validasi (verval) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Tim dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melakukan verifikasi dan validasi (verval) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/10).
Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan kesiapan sarana dan prasarana, ketersediaan barang, serta identifikasi kendala agar koperasi segera beroperasi dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Tim 169 Mabes TNI Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugroho, Sp.THT., M.Kes. Kedatangan rombongan disambut Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., bersama Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum., serta jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo mengatakan, verifikasi dan validasi menjadi tahapan penting untuk mempercepat kesiapan operasional KDKMP, terutama dalam memastikan ketersediaan barang yang akan dipasarkan kepada masyarakat.
Menurutnya, berbagai persoalan di lapangan perlu segera diidentifikasi dan dicarikan solusi melalui koordinasi lintas sektor. Kendala yang menjadi perhatian antara lain ketersediaan barang, kelancaran distribusi, dan pemenuhan kebutuhan operasional koperasi.
“Verifikasi dan validasi ini menjadi langkah penting untuk mempercepat kesiapan operasional KDKMP di wilayah Mojokerto. Kami berharap melalui kegiatan ini, berbagai kendala di lapangan, khususnya terkait ketersediaan barang, kelancaran distribusi, dan pemenuhan kebutuhan operasional, dapat segera dicarikan solusi melalui koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Dandim.
Ia berharap, melalui kerja sama seluruh pihak, KDKMP dapat segera beroperasi secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk terus memperkuat sinergi dengan Kodim 0815/Mojokerto dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) KDKMP.
Pemerintah daerah berharap proses verifikasi dan validasi tersebut dapat memastikan kesiapan koperasi sekaligus mendorong pelaksanaannya sesuai tujuan program, yakni mendukung pemenuhan kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Tim 169 Mabes TNI Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugroho menjelaskan, kegiatan verval merupakan bagian dari upaya percepatan operasional KDKMP melalui pemeriksaan langsung terhadap kondisi di lapangan. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi kekurangan dan merumuskan langkah penyelesaian bersama.
“KDKMP dibentuk sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan ekonomi. Karena itu, dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi ini, kami ingin melihat secara langsung kesiapan di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang perlu diselesaikan,” jelasnya.
Ia menegaskan, tim Mabes TNI tidak semata-mata melakukan pemeriksaan untuk menemukan kekurangan, tetapi juga mendorong penyelesaian persoalan agar koperasi dapat segera menjalankan fungsinya.
“Kami tidak datang untuk mencari kesalahan, tetapi membantu menemukan solusi bersama agar KDKMP dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan verval, tim juga melakukan dialog dan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia, distributor PT Pertamina, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
Pembahasan mencakup kesiapan pasokan beras, pupuk, dan LPG, termasuk persyaratan perizinan yang diperlukan untuk mendukung operasional koperasi. Selain itu, turut dibahas rencana penyediaan layanan kesehatan dan apotek yang harus memenuhi ketentuan serta regulasi yang berlaku.
Koordinasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan komoditas yang dibutuhkan masyarakat sekaligus menjamin kesiapan layanan pendukung. Dengan demikian, pengoperasian KDKMP diharapkan tidak hanya ditunjang bangunan dan fasilitas yang memadai, tetapi juga didukung pasokan barang serta layanan yang sesuai ketentuan.
Setelah meninjau KDKMP Gayaman, rombongan Mabes TNI melanjutkan kunjungan ke enam lokasi lainnya di Kecamatan Mojoanyar. Keenam lokasi tersebut meliputi KDKMP Jabon, Ngarjo, Sumberjati, Lengkong, Kwedenkembar, dan Kwatu.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan, kelengkapan fasilitas pendukung, serta tingkat kesiapan masing-masing koperasi sebelum beroperasi.
Melalui verifikasi dan validasi tersebut, sinergi antara Mabes TNI, Kodim 0815/Mojokerto, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dan berbagai instansi terkait diharapkan mampu mempercepat penyelesaian kendala di lapangan. Dengan kesiapan yang lebih terukur, KDKMP di wilayah Mojoanyar diharapkan segera beroperasi dan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat. *ds-pendim




