Pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto Muhammad Husin, S.H., M.H.(rompi coklat) mendampingi Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI, Dr. Ir. Herbert H.O. Siagian, M.Sc., (memakai topi) melakukan pemantauan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Gayaman Kabupaten Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Perum BULOG terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai jaringan distribusi pangan hingga tingkat desa dan kelurahan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pemanfaatan koperasi sebagai titik serah Bantuan Pangan kepada masyarakat.
Secara nasional, BULOG telah menuntaskan penyaluran beras SPHP ke 107 titik KDKMP yang tersebar di tujuh provinsi. Total beras yang disalurkan mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton, setara dengan 10.700 kemasan berukuran 5 kilogram. Realisasi penyaluran tersebut telah mencapai 100 persen.
Dari jumlah itu, sebanyak 47 KDKMP berada di Jawa Tengah, 42 titik di Jawa Timur, lima titik di Lampung, masing-masing empat titik di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan, serta satu titik di Banten.
Penguatan distribusi melalui koperasi tersebut turut ditegaskan dalam kunjungan dan peninjauan operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (15/10).
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Nuzran Joher, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, serta Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberadaan KDKMP merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai program bantuan dan subsidi.
“KDKMP dibangun agar perekonomian tumbuh di desa. KDKMP juga akan menyalurkan berbagai program bantuan dan subsidi pemerintah, seperti pupuk bersubsidi, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan beras, beras SPHP, LPG 3 kilogram, minyak goreng, serta alat dan mesin pertanian (alsintan). Selain itu, KDKMP juga akan berperan sebagai agen bank-bank Himbara,” ujar Zulkifli Hasan.
Melalui fungsi tersebut, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga pusat pelayanan yang mengintegrasikan berbagai program pemerintah. Keberadaan koperasi diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di desa dan kelurahan.
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung operasionalisasi KDKMP, khususnya dalam menjamin ketersediaan beras SPHP sebagai salah satu komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami mendukung penuh kesiapan pasokan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan koperasi dengan tidak membatasi kuota pemesanan beras SPHP bagi KDKMP, serta terus memperkuat koordinasi agar proses pemesanan, pengiriman, dan pelayanan dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, BULOG tengah melanjutkan pemenuhan kebutuhan beras SPHP untuk 1.250 titik KDKMP. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat secara bertahap hingga menjangkau 8.000 titik.
Perluasan distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan operasional koperasi, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta ketentuan penugasan pemerintah. Dengan demikian, penyaluran pangan diharapkan berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Selain beras SPHP, BULOG juga mendorong pemanfaatan KDKMP sebagai titik serah program Bantuan Pangan. Hingga 13 Oktober 2026, sebanyak 28 KDKMP di lima provinsi telah digunakan sebagai lokasi penyerahan bantuan kepada penerima manfaat.
Rinciannya meliputi 16 titik di Jawa Timur, lima titik di Jawa Barat, empat titik di Jawa Tengah, dua titik di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan satu titik di Sulawesi Selatan.
Dalam pelaksanaannya, penyerahan bantuan tetap memperhatikan ketepatan sasaran melalui verifikasi identitas dan kesesuaian data penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelibatan koperasi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan fasilitas dan operasional masing-masing. Sementara itu, penyaluran di wilayah yang KDKMP-nya belum siap menjadi titik serah tetap dilakukan melalui mekanisme reguler agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.
Untuk memastikan kelancaran program, BULOG terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional, PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya. Sinergi lintas kementerian, lembaga, dan BUMN tersebut diharapkan memperkuat KDKMP sebagai jaringan distribusi kebutuhan pokok yang terintegrasi dengan program pangan pemerintah.
BULOG Mojokerto Salurkan 197 Ton Beras SPHP
Sejalan dengan penguatan distribusi pangan secara nasional, Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto juga terus memperluas dukungannya terhadap operasionalisasi KDKMP di wilayah Mojokerto Raya dan Jombang.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran beras SPHP oleh BULOG Mojokerto tercatat mencapai 197 ton. Sementara itu, distribusi minyak goreng merek MinyaKita telah mencapai 102 ribu liter.
Capaian tersebut merupakan bagian dari upaya BULOG Mojokerto untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus mendukung keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Melalui sinergi dengan koperasi dan para pemangku kepentingan terkait, BULOG Mojokerto terus mendorong penguatan jaringan distribusi agar pemasaran komoditas pangan semakin luas dan masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok.
Pemanfaatan KDKMP sebagai mitra distribusi diharapkan turut mendukung ketahanan pangan, menjaga akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Dengan perluasan penyaluran beras SPHP dan pemanfaatan koperasi sebagai titik serah Bantuan Pangan, BULOG berkomitmen memperkuat peran KDKMP sebagai mitra strategis dalam menghadirkan layanan pangan yang semakin dekat dengan masyarakat di berbagai daerah. *ds-bulog




