Petugas PJR 3 Polda Jatim sedang olah TKP dan mobil truk yang mengalami kecelakaan di ruas tol JoMo.(Foto: PJR 3 Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Sebuah truk boks bermuatan gabus/foam terguling di jalur cepat Tol Jombang-Mojokerto (JoMo) setelah menabrak truk tangki yang melaju di depannya. Kecelakaan tersebut terjadi di KM 682 jalur A, Kamis (8/10/2026) sore.
Kerasnya benturan membuat truk boks nopol L-8078-BO oleng ke kanan hingga terguling dan berhenti dalam posisi menghadap ke utara di lajur cepat. Dua orang di dalam truk boks mengalami luka-luka.
Panit PJR 3 Polda Jatim Ipda Siswanto mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.37 WIB. Saat itu, truk boks yang dikemudikan Mochamad Frengki Orlando (31), warga Sidokerto, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, melaju dari arah Madiun menuju Surabaya.
“Semula kendaraan truk boks nopol L-8078-BO yang dikemudikan saudara Mochamad Frengki bermuatan gabus atau foam melaju dari barat ke timur, dari Madiun tujuan Surabaya, melaju di lajur lambat atau kiri,” kata Siswanto.
Sesampainya di KM 682/A, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Truk boks kemudian melaju dan menabrak bagian belakang truk tangki Nisan nopol N-9593-UD yang berada di depannya.
“Diduga pengemudi mengantuk sehingga hilang kendali dan menabrak di depannya yang melaju truk tandon tangki bermuatan tetes nopol N-9593-UD,” jelasnya.
Truk tangki tersebut dikemudikan Riyono (56), warga Genengan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Saat kejadian, truk tangki tersebut melaju dari Kertosono menuju Probolinggo.
Setelah menabrak truk tangki, truk boks oleng ke kanan dan terguling. Kendaraan kemudian berhenti di lajur cepat dengan posisi menghadap ke utara.
“Truk boks oleng ke kanan dan terguling menghadap ke utara di lajur cepat atau kanan,” ujar Siswanto.

Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi truk boks mengalami luka sobek pada bagian muka atau pipi serta kepala. Sedangkan penumpangnya, Metha Feriawan A (28), mengalami luka pada pelipis, nyeri bahu kiri dan luka sobek pada pergelangan tangan kiri.
Kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara pengemudi truk tangki, Riyono, tidak mengalami luka dan dinyatakan dalam kondisi sehat.
“Korban luka berat satu orang, luka ringan satu orang, dan tidak ada korban meninggal dunia,” terang Siswanto.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta. Adapun kerusakan sarana jalan tol masih dalam proses penghitungan.
Saat kecelakaan terjadi, kondisi lalu lintas di ruas Tol JoMo terpantau lancar. Cuaca di lokasi juga dalam kondisi mendung.
Petugas PJR 3 Polda Jatim bersama pengelola Tol JoMo langsung melakukan penanganan di lokasi. Selain mengatur arus lalu lintas, petugas melakukan olah TKP, dokumentasi, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Selanjutnya, penanganan kecelakaan diserahterimakan kepada Unit Laka Satlantas Polres Jombang. Kendaraan yang terlibat juga dievakuasi dan diamankan sebagai barang bukti di Satlantas Polres Jombang.
Ridho menyebut hasil analisis awal petugas mengarah pada dugaan pengemudi truk boks mengantuk sehingga kehilangan kendali.
“Diduga pengemudi kendaraan truk boks nopol L-8078-BO mengantuk sehingga terjadi laka lantas,” ungkapnya.
Ia mengingatkan pengendara yang melintas di jalan tol agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah lelah maupun mengantuk.
“Apabila merasa lelah, mengantuk atau konsentrasi menurun, segera beristirahat dan menepi menuju rest area terdekat yang telah tersedia,” imbaunya.
Pengguna jalan juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan demi mencegah terjadinya kecelakaan.
“Utamakan keselamatan bersama dan selalu cek kondisi kendaraan,” pungkasnya.(Dsy)




