Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan, melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan evakuasi korban.(Foto: PJR 3 Polda Jatim)
Gresik – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di KM 718 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Minggu (4/10/2026) malam. Insiden yang diduga dipicu sopir towing mengantuk tersebut mengakibatkan sebuah truk Fuso, mobil towing, Daihatsu Sigra, Toyota Innova, dan bus terlibat tabrakan beruntun.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu bermula ketika mobil towing bernomor polisi B 9022 KIB melaju dari arah Solo menuju Surabaya di lajur cepat. Diduga pengemudinya kehilangan konsentrasi akibat mengantuk hingga kendaraan oleng ke kiri dan menghantam bagian belakang truk Fuso yang berada di depannya.
Benturan tersebut membuat mobil towing berhenti melintang di badan jalan. Akibatnya, tiga kendaraan lain yang melaju di jalur cepat tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan beruntun.
Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Siswanto, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengemudi towing mengalami kantuk saat berkendara.
“Semula kendaraan towing bernomor polisi B 9022 KIB melaju dari arah Solo menuju Surabaya dengan kecepatan sedang di lajur cepat. Setibanya di KM 718 jalur A Tol Sumo, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak truk Fuso yang berada di depannya,” jelas Ipda Siswanto.
Truk Fuso bernomor polisi DA 8115 JA tersebut dikemudikan Tomi Aprilio, 30, warga Diwek, Jombang. Setelah tertabrak, mobil towing yang dikemudikan Anggit, 35, warga Boyolali, Jawa Tengah, berhenti dalam posisi melintang sehingga menghalangi laju kendaraan lain.
Daihatsu Sigra bernomor polisi L 1979 KU yang dikemudikan Irga Risho, 28, warga Sidomukti, Surabaya, kemudian terlibat tabrakan. Disusul Toyota Innova bernomor polisi N 1506 ABR yang dikemudikan Galih Yoga, 35, warga Malang, serta bus bernomor polisi AG 7278 UZ yang dikemudikan Sugeng Rianto, 35, warga Trenggalek.
“Posisi kendaraan towing yang berhenti melintang di badan jalan menyebabkan kendaraan Daihatsu Sigra, Toyota Innova, dan bus yang melaju di jalur cepat turut terlibat tabrakan beruntun,” ungkapnya.
Beruntung, kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pengemudi dilaporkan dalam kondisi sehat.
Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas di ruas Tol Sumo terpantau ramai lancar dengan cuaca cerah. Meski demikian, insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kendaraan dengan estimasi kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. Sementara kerusakan sarana jalan tol masih dalam proses penghitungan.
Menerima laporan kecelakaan, petugas PJR 314 yang terdiri dari Aipda Dani dan Brigadir David segera mendatangi lokasi bersama pihak pengelola Tol Sumo. Petugas langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kejadian.
Petugas juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendokumentasikan kondisi kendaraan dan lokasi kecelakaan, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan.
Setelah penanganan awal di lokasi, kasus kecelakaan beruntun tersebut selanjutnya diserahkan kepada Unit Laka Polres Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
Ipda Siswanto mengingatkan para pengguna jalan tol agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk. Pengemudi diimbau memanfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, dan mengutamakan keselamatan bersama. Apabila merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat di rest area yang telah disediakan sebelum melanjutkan perjalanan,” tegasnya.
Ia berharap para pengendara dapat lebih mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi fisik tetap prima selama perjalanan, terutama saat melintasi jalan tol dengan kecepatan tinggi.(Dsy)




