Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Inspektorat Kodam (Itdam) V/Brawijaya saat melaksanakan pemeriksaan di salah satu Jembatan Beton Garuda wilayah Kodim 0815/Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pembangunan infrastruktur tidak berhenti setelah jembatan selesai dan diresmikan. Kondisi serta keberlanjutan manfaatnya tetap menjadi perhatian melalui pengawasan di lapangan.
Hal tersebut dilakukan Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Inspektorat Kodam (Itdam) V/Brawijaya yang melaksanakan pemeriksaan sejumlah Jembatan Beton Garuda di wilayah Kodim 0815/Mojokerto, Kamis (1/10).
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengawasan terhadap 12 jembatan yang telah dibangun dan diresmikan di sejumlah wilayah Kabupaten Mojokerto.
Untuk menjangkau seluruh sasaran, Tim Dalwas Itdam V/Brawijaya membagi personel menjadi dua tim. Pembagian ini dilakukan agar pemeriksaan terhadap sejumlah jembatan dapat berlangsung secara bersamaan dan menyeluruh.
Ketua Tim 2, Kolonel Inf Indra Budi Murachmat, S.I.P., bersama personel pendamping bergerak ke sejumlah lokasi, di antaranya Jembatan Beton Garuda di Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Jembatan Beton Garuda Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, Jembatan Beton Garuda Desa Mojotamping, Jembatan Beton Garuda Desa Pekuwon, serta Jembatan Armco Garuda di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal.
Di Dusun Bekatul, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Tim 2 yang didampingi Kapten Cba Dodik Satriyo Nugroho beserta anggota melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik jembatan.
Pengecekan tidak hanya dilakukan pada bagian konstruksi, tetapi juga lingkungan sekitar jembatan yang menjadi jalur akses masyarakat. Tim memastikan kondisi fasilitas yang telah dibangun tetap dapat menunjang kebutuhan warga dalam aktivitas sehari-hari.
Dari Jabontegal, rombongan kemudian melanjutkan pemeriksaan ke Jembatan Beton Garuda di Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari. Selanjutnya, tim meneruskan pengawasan ke sejumlah sasaran lain di wilayah Kecamatan Bangsal.
Sementara itu, Tim 1 bergerak ke sejumlah lokasi jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Bangsal, Dlanggu, Gondang hingga Trowulan.
Dalam setiap pemeriksaan, personel Dalwas didampingi anggota Kodim 0815/Mojokerto serta unsur kewilayahan di masing-masing lokasi. Pendampingan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengecekan sekaligus memberikan informasi terkait kondisi jembatan di wilayah masing-masing.
Pengawasan ini menjadi bagian penting dalam memastikan infrastruktur yang telah selesai dibangun tetap terjaga kondisi, fungsi dan manfaatnya. Terlebih, keberadaan jembatan tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Mojokerto.
Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga mampu memperlancar aktivitas warga, mendukung pergerakan perekonomian dan membuka akses masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan akibat kondisi geografis maupun akses penghubung.
Melalui pemeriksaan tersebut, keberadaan infrastruktur terus mendapat perhatian meski pembangunan telah rampung. Pengawasan pascapembangunan diharapkan dapat memastikan jembatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. *ds-pendim0815




