TNI salurkan air bersih kepada masyarakat Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Persediaan air bersih yang semakin terbatas akibat kondisi kekeringan membuat warga Dusun Kandangan, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, membutuhkan pasokan air tambahan. Merespons kondisi tersebut, TNI menyalurkan bantuan 10 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (29/9).
Bantuan disalurkan melalui kegiatan Bakti TNI AD oleh Kodim 0815/Mojokerto bersama Koramil 0815/12 Ngoro dan Yon TP 542/TP (Arya Tadah). Sebanyak dua tangki air, masing-masing berkapasitas 5.000 liter, didistribusikan ke Dusun Kandangan.
Dua armada yang digunakan terdiri dari satu unit PMK Kodim 0815/Mojokerto dan satu unit truk tangki air milik Yon TP 542/TP (Arya Tadah).
Sesampainya di lokasi, personel TNI bersama warga langsung bergotong royong menyalurkan air ke berbagai wadah yang telah disiapkan masyarakat. Galon, jerigen dan tempat penampungan warga satu per satu diisi hingga kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari dapat terpenuhi.
Bagi masyarakat Dusun Kandangan, kedatangan bantuan tersebut menjadi kabar yang melegakan di tengah keterbatasan pasokan air. Salah seorang warga, Jamiati (42), menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0815/Mojokerto dan semua pihak yang telah membantu memberikan air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena air sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Jamiati.
Danramil 0815/12 Ngoro Lettu Inf Robby Dwi Sahputro mengatakan, penyaluran air dilakukan karena masyarakat Desa Kunjorowesi membutuhkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
“Kondisi warga di Desa Kunjorowesi saat ini sangat membutuhkan air bersih. TNI hadir di tengah masyarakat untuk menyalurkan air bersih sebagai bentuk kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Lettu Inf Robby.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Penyaluran air juga menjadi bagian dari upaya membantu meringankan kebutuhan warga selama kondisi kekeringan.
Selain memenuhi kebutuhan air, kegiatan tersebut memperlihatkan keterlibatan langsung personel TNI bersama masyarakat. Proses distribusi dilakukan secara gotong royong sehingga bantuan dapat segera diterima dan dimanfaatkan warga.
Bagi warga Dusun Kandangan, air yang tiba bukan sekadar bantuan sementara. Pasokan tersebut membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi sumber air yang terbatas.
Sementara bagi personel TNI, kegiatan Bakti TNI AD tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui tindakan nyata di tengah persoalan yang dihadapi warga. *ds-pendim




