Kegiatan Penguatan Kompetensi Peran Kader Motivator dalam Peningkatan Pelayanan Posyandu di Kelurahan Pulorejo.(suaraharianpagi.id/ds-kom)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Peran kader posyandu di tingkat kelurahan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, delapan posyandu mendapat penguatan kompetensi untuk meningkatkan kualitas pendampingan kepada warga.
Penguatan tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan Penguatan Kompetensi Peran Kader Motivator dalam Peningkatan Pelayanan Posyandu di Kelurahan Pulorejo, Senin (28/9).
Ning Ita, sapaan akrab Ika Puspitasari, mengatakan kader posyandu memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tidak hanya membantu pelayanan kesehatan, kader juga berperan dalam memantau tumbuh kembang anak serta memberikan pendampingan kepada keluarga.
“Ini tugas kemanusiaan. Semoga semuanya panjenengan lakukan dengan ikhlas. Supaya tidak hanya capek lelah yang didapat, tapi ini bisa jadi tabungan akhirat panjenengan semuanya,” kata Ning Ita.
Menurutnya, aktivitas kader posyandu memiliki keterkaitan dengan upaya menyiapkan generasi penerus yang sehat. Anak-anak yang saat ini mendapatkan pelayanan dan pendampingan di posyandu nantinya akan menjadi bagian dari generasi yang melanjutkan pembangunan.
“Panjenengan ikut menjadi bagian menyiapkan generasi emas dengan melayani anak-anak yang ke depan akan menggantikan posisi kita menjadi penerus bangsa,” tuturnya.
Ning Ita menambahkan, masyarakat yang sehat merupakan salah satu modal dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, keberadaan kader yang aktif di tengah masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan sejak tingkat paling dekat dengan keluarga.
Di Kelurahan Pulorejo sendiri terdapat delapan posyandu. Salah satunya ditunjuk sebagai Posyandu 6 SPM yang turut mendukung pencatatan dan pelaporan kebutuhan masyarakat berkaitan dengan pelayanan dasar.
Penguatan kapasitas kader juga dilakukan melalui Lomba Posyandu dan Kader Berprestasi 2026. Kegiatan tersebut diikuti delapan posyandu dan delapan kader motivator kesehatan.
Untuk kategori Posyandu Terbaik, Posyandu Bougenville 6 meraih juara pertama, disusul Bougenville 5 sebagai juara kedua dan Bougenville 3 sebagai juara ketiga.
Sementara kategori Kader Posyandu Berprestasi, juara pertama diraih Ika Krisnawati dari Posyandu Bougenville 4. Posisi kedua ditempati Noeriyah Juni Astuti dari Bougenville 6, sedangkan juara ketiga diraih Heny Mariah dari Bougenville 3.
Para pemenang mendapatkan uang pembinaan, piala, dan piagam penghargaan.
Bagi Pemkot Mojokerto, apresiasi tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas capaian para kader dan posyandu, tetapi juga diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. *ds-kom




