Petugas PJR 3 Polda Jatim terlihat saat evakuasi dan olah TKP kecelakaan maut di ruas tol JoMo.(Foto: PJR 3 Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Malam Sabtu (11/9/2026) menjadi malam kelam bagi keluarga empat korban tewas dalam kecelakaan maut di ruas Tol Trans Jawa. Sebuah mobil penumpang Toyota Hiace menabrak bagian belakang truk bermuatan gipsun di KM 687+200 Jalur B Tol Jombang-Mojokerto, tepatnya sekitar pukul 23.30 WIB.
Insiden tabrak belakang ini tidak hanya merusak kedua kendaraan, tetapi juga merenggut nyawa empat penumpang Hiace secara seketika. Sementara tujuh orang lainnya, termasuk pengemudi, selamat meski mengalami luka ringan.
Berdasarkan data dari Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim, keempat korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian (MD) adalah:
1. Kukuh Bimbing (22), warga Kabupaten Karanganyar.
2. Dwi Raharjanto (49), warga Kabupaten Klaten.
3. Tendi Anggoro (28), warga Kabupaten Wonogiri.
4. Prawoto (55), warga Kabupaten Sukoharjo.
Sedangkan tujuh korban lain yang mengalami Luka Ringan (LR) antara lain pengemudi Eko Budianto Setiawan (38), serta penumpang Lidia Yustika, Edi Mursito, Ismaya Salindri, Ghofur Y Saputra, Sunarto, dan Yudha. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk penanganan medis.
Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Siswanto, S.H., memaparkan kronologi kejadian berdasarkan hasil penyelidikan awal. Mobil Hiace bernopol H-7497-OQ tersebut sedang melaju dari arah Surabaya menuju Surakarta.
“Sesampainya di titik KM 687+200, diduga kuat pengemudi Hiace mengalami kantuk. Akibatnya, kendaraan oleng ke arah kiri dan menghantam bak belakang truk bermuatan gipsun bernopol R-8187-OT yang sedang melaju di lajur lambat,” jelas Ipda Siswanto, Minggu (12/9/2026).

Ipda Siswanto menambahkan, kondisi cuaca saat kejadian cerah dan arus lalu lintas lancar. Namun, faktor kelelahan atau microsleep diduga menjadi pemicu utama hilangnya kendali atas kendaraan Hiace tersebut. Posisi akhir Hiace ditemukan menghadap barat di lajur cepat, sementara truk gipsun tetap di lajur lambat.
Pengemudi truk, Muhar (55), dan kernetnya, Arif Purwanto (16), dilaporkan selamat dan dalam kondisi sehat.
Dampak dari benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan Hiace dan bagian belakang truk. Estimasi kerugian materiil untuk kedua kendaraan mencapai Rp 300 juta. Belum termasuk kerusakan pada sarana prasarana jalan tol yang masih dalam proses penghitungan oleh pihak pengelola.
“Tim kami bersama petugas Tol Jombang-Mojokerto segera melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah TKP, dokumentasi, serta evakuasi bangkai kendaraan ke Res Jombang,” ujar Ipda Siswanto.
Menyikapi kejadian ini, Polda Jatim melalui Ditlantas kembali mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan pribadi maupun umum, untuk selalu memprioritaskan keselamatan.
“Mengemudi dalam keadaan mengantuk sangat berbahaya. Jika merasa lelah, segera istirahat di rest area terdekat. Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan demi mengejar waktu,” tegas pihak kepolisian.
Hingga saat ini, kasus tersebut telah diserahkan kepada Unit Laka Lantas Polres Jombang untuk penyidikan lebih lanjut.
Keluarga korban yang meninggal dunia kini tengah berduka atas kehilangan orang-orang terkasih mereka dalam insiden tragis ini. (Dsy)
