kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Tersebar TA 2026 di Pendopo Cikaran Korem 082/CPYJ, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Kodim 0815/Mojokerto terus meningkatkan kapasitas personel yang menjadi ujung tombak pembinaan teritorial (Binter) di tengah masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Tersebar TA 2026 di Pendopo Cikaran Korem 082/CPYJ, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Kamis (10/9).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja Korem 082/CPYJ tersebut diikuti sekitar 70 personel, terdiri dari unsur penyelenggara dan pendukung, Danramil sekaligus pemateri, Batituud, serta para Babinsa.
Peningkatan kemampuan Apkowil dinilai penting untuk membekali personel dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan perkembangan situasi di wilayah. Terlebih, dinamika sosial masyarakat terus berkembang seiring perubahan kondisi ekonomi dan pesatnya teknologi informasi.
Mengusung tema “Melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar Kita Bangun Aparat Komando Kewilayahan yang Unggul, Modern dan Humanis dalam Mendukung Terwujudnya Pembinaan Teritorial yang Berkualitas,” kegiatan tersebut menjadi forum untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan profesionalisme personel dalam menjalankan tugas kewilayahan.
Sejumlah materi diberikan kepada peserta, mulai dari Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, Sikap Teritorial, Lima Kemampuan Teritorial, Netralitas TNI, peran Babinsa dalam kesehatan masyarakat, Sisrendal Binter hingga ketatalaksanaan Binter.
Penyampaian materi tidak hanya dilakukan melalui metode ceramah. Peserta juga mengikuti diskusi, tanya jawab dan praktik agar pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di wilayah binaan.
Dandim 0815/Mojokerto dalam sambutannya yang dibacakan Kasdim Mayor Inf Suwadi mengatakan, kualitas dan kesiapan Apkowil menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembinaan teritorial.
Menurutnya, Danramil dan Babinsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus memiliki kemampuan beradaptasi serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul di wilayah.
“Peningkatan kemampuan Apkowil ini bukan sekadar rutinitas program kerja, tetapi menjadi sarana untuk menyegarkan, meningkatkan dan menyelaraskan kembali kemampuan teritorial agar tetap relevan dengan tuntutan tugas. Kuasai materi, pertajam deteksi dan cegah dini, jaga netralitas serta perkuat sinergitas dengan Tiga Pilar dan seluruh komponen masyarakat,” tegas Dandim dalam sambutannya yang disampaikan Kasdim.
Dandim juga mengingatkan seluruh Apkowil untuk tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.
Sikap, kedisiplinan dan profesionalisme, lanjutnya, harus terus dijaga agar keberadaan TNI di tengah masyarakat mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi keberhasilan tugas TNI di wilayah. Karena itu, setiap personel dituntut mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Tiga Pilar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi dan penutupan oleh Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono.
Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kesiapan personel Kodim 0815/Mojokerto dalam melaksanakan Binter secara profesional, adaptif dan humanis, sekaligus mampu merespons berbagai dinamika yang berkembang di wilayah.
Kegiatan turut dihadiri Pabungdim 0815/Mojokerto Mayor Kav Parsono, para perwira staf Kodim 0815/Mojokerto, para Danramil/pemateri, Batituud serta para Babinsa peserta kegiatan. *ds/pendim0815
#kodim0815 #pendim0815
