Penyaluran bantuan pangan di Desa Dlanggu.(suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Perum Bulog Cabang Mojokerto menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 512 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Bantuan tersebut merupakan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Penyaluran berlangsung di Balai Desa Dlanggu, Kamis (10/9).
Setiap KPM menerima 10 kilogram beras untuk setiap bulan. Dengan penyaluran tiga bulan sekaligus, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram atau tiga karung beras.
Dengan jumlah 512 penerima, total beras yang disalurkan dalam program tersebut mencapai sekitar 15,36 ton.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto Muhammad Husin mengatakan, penyaluran bantuan pangan beras merupakan program pemerintah pusat untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat, khususnya keluarga yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
“Program bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan,” jelas Husin.
Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan Bulog berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan pemerintah. Data tersebut bersumber dari Kementerian Sosial dan diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok kesejahteraan sesuai ketetapan pemerintah.
Untuk Kabupaten Mojokerto, penyaluran bantuan pangan dilakukan secara bertahap ke sejumlah wilayah, termasuk Desa Dlanggu.
Husin berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga masyarakat penerima.
“Harapannya, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga,” katanya.
Selain menjalankan penyaluran bantuan pangan, Bulog juga terus mendukung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Anggota Komisi IV DPR RI Hj Sadarestuwati, S.P., M.M.A., yang hadir dalam penyaluran tersebut, mengatakan bantuan pangan melalui Bulog merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ratusan warga Desa Dlanggu hari ini mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Bulog Cabang Mojokerto. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sadarestuwati.
Ia berharap bantuan beras tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Sadarestuwati juga menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan pangan di tengah perubahan kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi sektor pertanian. Pergeseran musim tanam, menurutnya, dapat berdampak terhadap produksi sejumlah komoditas pangan.
“Kalau musim tanam mundur, tentu akan berpengaruh terhadap produksi. Bukan hanya beras, tetapi juga komoditas pangan lainnya seperti jagung,” jelasnya.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak khawatir karena cadangan pangan pemerintah yang dikelola Bulog masih tersedia.
“Cadangan pangan Bulog masih mencukupi. Semoga tidak terjadi bencana yang lebih besar sehingga cadangan pangan tersebut dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk masyarakat yang memang membutuhkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dlanggu Nur Huda menyampaikan apresiasi atas bantuan pangan yang diterima warganya. Ia menilai bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
“Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan pangan kepada warga Desa Dlanggu. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan,” ujar Nur Huda.
Penyaluran bantuan pangan melalui Bulog tersebut diharapkan dapat menjaga pemenuhan kebutuhan beras masyarakat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima di Desa Dlanggu. *ds
#bulog #bantuan #dprri
