Wakapolres Mojokerto kota Kompol Jalaludin memberangkatkan peserta gowes.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Suasana malam di Kota Mojokerto terasa lebih hidup pada Rabu (9/9/2026). Ratusan pesepeda dari berbagai lapisan masyarakat memadati halaman Mapolres Mojokerto Kota untuk mengikuti ajang Gowes Bareng bertema “Raboo-Raboo City Strolling”. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan warga dalam menjaga kebugaran sekaligus ketertiban umum.
Wakapolres Mojokerto Kota, Kompol Jalaludin, S.H., bertindak sebagai pemberangkat resmi mewakili Kapolres AKBP Herdiawan Arifianto. Tepat pukul 19.30 WIB, rombongan pesepeda mulai bergerak menempuh rute sepanjang 16 kilometer yang mengelilingi pusat kota.
Kompol Jalaludin menegaskan bahwa agenda ini memiliki dimensi ganda: kesehatan fisik dan kesehatan sosial. “Ini bukan sekadar olahraga. Ini adalah cara kami membangun persatuan, menjaga Harkamtibmas, dan membuktikan bahwa polisi dan masyarakat Mojokerto Kota itu solid,” katanya di hadapan ratusan peserta.
Rute yang dipilih cukup menantang namun menyuguhkan pemandangan ikonik kota. Peserta diajak menyusuri Jalan Bayangkara, Majapahit, Brawijaya, hingga melewati Alun-alun Kota Mojokerto. Perjalanan berlanjut melalui arteri utama seperti Jalan A. Yani, Hayam Wuruk, dan Mayjen Sungkono, sebelum berbelok ke kawasan Raya Ijen dan Gelora A. Yani. Finish ditetapkan di Actually Kopi setelah melewati jalur-jalur pemukiman seperti Jalan Durian, Sawunggaling, dan Meri Kuwung.
Selain warga umum, kehadiran para Pejabat Utama (PJU) dan anggota Polres dalam barisan pesepeda menunjukkan keterbukaan institusi kepolisian terhadap komunitas lokal. Untuk menjamin keselamatan, Kompol Jalaludin mengimbau seluruh peserta untuk mematuhi aturan lalu lintas dan saling menghormati dengan pengendara lain.
“Jika ada kendala atau gangguan keamanan selama perjalanan, jangan ragu hubungi 110. Layanan kami siap 24 jam,” tutupnya sambil mengajak peserta berdoa sebelum start.
Kegiatan “Raboo-Raboo City Strolling” ini diharapkan dapat menjadi rutinitas positif yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat ikatan emosional antara aparat penegak hukum dengan masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.(Dsy)
