Pembekalan dari Ustadz Irfa.(Suaraharianpagi.id/Ichwan)
Kuningan – Suaraharianpagi.id
Perbedaan profesi, usia, hingga latar belakang ekonomi tidak menghalangi satu harapan yang sama: menjadi tamu Allah SWT dan menapakkan kaki di Tanah Suci.
Harapan tersebut terasa dalam kegiatan Baitullah Sharing yang digelar Berniaga Sinergi Nusantara (BSN) bersama PT Atlas Tour and Travel di Grade Sangkan Hotel & SPA, Jalan Panawuan–Sangkanurip, Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini mempertemukan calon jamaah dari sejumlah daerah, mulai Kuningan, Majalengka, Cirebon, Ciamis, Garut, Tegal hingga Purwokerto.
Mereka datang dengan latar belakang yang beragam. Ada pedagang, penjual, aparatur sipil negara (ASN), hingga pengusaha. Namun, ketika berbicara tentang Baitullah, perbedaan profesi dan status sosial seolah melebur.
Yang tersisa adalah satu niat, yakni memenuhi panggilan Allah SWT ke Tanah Suci.
Baitullah Sharing semakin bermakna karena menghadirkan sejumlah jamaah yang sebelumnya telah mengikuti perjalanan umrah bersama PT Atlas Tour and Travel.
Para jamaah tersebut membagikan pengalaman secara langsung kepada calon jamaah. Mereka bercerita mengenai berbagai hal, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan hingga pengalaman selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Testimoni tersebut memberikan gambaran nyata kepada calon jamaah yang saat ini sedang mempersiapkan diri. Mereka dapat mendengar langsung cerita dari orang-orang yang sebelumnya juga memiliki keinginan untuk berangkat, melakukan persiapan, hingga akhirnya dapat menunaikan ibadah di Baitullah.
Pengalaman para jamaah juga menunjukkan bahwa kesempatan menuju Tanah Suci tidak hanya dimiliki oleh kalangan tertentu.
Pedagang, ASN, pengusaha maupun masyarakat dengan kemampuan ekonomi yang berbeda memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan impian tersebut melalui niat dan ikhtiar.
Sebagian mungkin harus menabung sedikit demi sedikit dari hasil berdagang. Sebagian lainnya memerlukan perencanaan keuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit.
Namun, seluruh perjalanan tersebut bermula dari dua hal yang sama, yakni niat dan ikhtiar.
Testimoni jamaah yang telah menjalankan ibadah umrah bersama rombongan PT Atlas Tour and Travel pun menjadi penyemangat bagi calon jamaah yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Irfa dari Berniaga Sinergi Nusantara (BSN) memberikan pembekalan kepada para calon jamaah.
Pembekalan tidak hanya berkaitan dengan teknis perjalanan, tetapi juga menekankan pentingnya kesiapan hati dan spiritual.
Menurutnya, perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Ada kesiapan batin yang juga harus dibangun sebelum seseorang berangkat.
“Ketika seseorang berniat menuju Baitullah, yang dipersiapkan bukan hanya koper dan dokumen perjalanan, tetapi juga hati,” menjadi salah satu pesan utama dalam pembekalan tersebut.
Para calon jamaah diajak memahami bahwa ibadah umrah membutuhkan kesiapan ilmu, kesabaran dan ketulusan. Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga niat sejak sebelum keberangkatan, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air.
Sementara itu, Direktur Utama PT Atlas Tour and Travel, Rina Erawati, turut memberikan sharing mengenai perjalanan dan pendampingan jamaah.
Menurutnya, keberangkatan ke Tanah Suci tidak sebatas mengantarkan jamaah sampai ke tujuan. Pendampingan dan penyampaian informasi yang dibutuhkan jamaah selama perjalanan juga menjadi bagian penting.
Komunikasi yang baik antara jamaah dan penyelenggara diperlukan agar seluruh proses perjalanan dapat berlangsung tertib, nyaman dan sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan.
Kehadiran Rina Erawati juga memberikan kesempatan kepada calon jamaah untuk memperoleh penjelasan secara langsung mengenai perjalanan sekaligus berinteraksi dengan pihak manajemen PT Atlas Tour and Travel.
Suasana Baitullah Sharing semakin terasa ketika calon jamaah dari berbagai daerah dan latar belakang duduk bersama dalam satu forum.
Tidak ada lagi sekat antara pedagang, ASN maupun pengusaha. Mereka hadir sebagai sesama calon tamu Allah yang tengah mempersiapkan perjalanan menuju Tanah Suci.
Dari Kuningan hingga Purwokerto, Cirebon hingga Garut, serta Majalengka, Ciamis dan Tegal, masing-masing membawa cerita dan harapan.
Ada yang datang dengan keyakinan kuat. Ada pula yang masih menyimpan sejumlah pertanyaan. Bahkan, mungkin ada yang selama ini hanya berani menyimpan impian untuk bisa melihat langsung Ka’bah.
Melalui Baitullah Sharing, seluruh harapan tersebut dipertemukan. Pengalaman jamaah yang telah berangkat, pembekalan dari Ustadz Irfa, serta sharing dari Rina Erawati memberikan gambaran bahwa perjalanan menuju Baitullah membutuhkan niat, ikhtiar, persiapan dan pendampingan yang baik.
Pada akhirnya, setiap orang memiliki cerita berbeda dalam mewujudkan impian ke Tanah Suci.
Ada yang menyisihkan keuntungan berdagang sedikit demi sedikit, ada yang mengandalkan hasil kerja sebagai ASN, dan ada pula yang menabung dari perjuangan membangun usaha.
Namun ketika panggilan menuju Baitullah datang, tujuan mereka tetap sama. Bukan sekadar ingin melihat Ka’bah, tetapi berusaha memenuhi panggilan Allah SWT.
Baitullah Sharing BSN bersama PT Atlas Tour and Travel menjadi momentum untuk kembali meneguhkan harapan tersebut.
Sebab, perjalanan menuju Baitullah mungkin berawal dari sebuah mimpi. Namun, untuk mewujudkannya dibutuhkan niat yang kuat, ikhtiar sungguh-sungguh dan doa yang tidak pernah berhenti.(Ich)
