sosialisasi Program Pro Bestari di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto.(suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus melahirkan gagasan inovatif melalui Program Beasiswa Pro Bestari. Memasuki tahun keenam pelaksanaannya, program tersebut tak hanya diarahkan untuk mendukung pendidikan mahasiswa, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi daerah.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menyampaikan hal tersebut saat memberikan pengarahan dalam sosialisasi Program Pro Bestari di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Selasa (18/8).
Dalam program tersebut, mahasiswa penerima beasiswa diwajibkan menuangkan gagasan inovatif melalui makalah. Menurut Ning Ita, ketentuan tersebut menjadi bagian penting karena mahasiswa tidak cukup hanya menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan ide yang dapat dikembangkan untuk kepentingan masyarakat.
“Kenapa harus membuat makalah inovasi? Karena saya punya keyakinan human capital kita unggul. Kalau dikelola sedemikian rupa, kita buatkan satu sistem dan kita fasilitasi mereka untuk mengeluarkan ide gagasan kreatifnya dalam kompetisi inovasi dengan nama Mojo Indah,” jelasnya.
Ning Ita menjelaskan, Pro Bestari sengaja dikaitkan dengan program kompetisi inovasi Mojo Indah. Dari sekitar 300 mahasiswa penerima beasiswa, ia berharap muncul gagasan-gagasan baru yang memiliki potensi untuk dikembangkan bahkan diimplementasikan.
Menurutnya, mahasiswa yang memiliki inovasi potensial akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tahapan kompetisi tersebut.
“Dari 300 anak-anak yang kita berikan beasiswa ini mungkin di antara kalian ada gagasan yang luar biasa. Kalau nanti kalian lolos Mojo Indah akan ada award yang bisa kalian terima,” katanya.
Bagi Ning Ita, investasi terhadap sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi Kota Mojokerto menghadapi masa depan. Beasiswa tidak hanya dipandang sebagai bantuan biaya pendidikan, tetapi juga sebagai sarana pemerintah untuk memberikan ruang tumbuh kepada anak-anak muda berprestasi.
Karena itu, ia mengajak para mahasiswa penerima Pro Bestari memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, termasuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan menghasilkan gagasan yang memiliki nilai manfaat.
Ning Ita juga meminta para mahasiswa ikut menyebarluaskan informasi mengenai Program Pro Bestari kepada rekan-rekan mereka yang belum mengetahui program tersebut. Terlebih, proses pendaftaran dan tahapan program masih berlangsung hingga akhir Agustus 2026.
“Ini adalah wujud cinta kami untuk SDM-SDM unggul Kota Mojokerto. Dan kalian harus menempatkan Merah Putih di hati kalian. Dedikasikan ilmu kalian nanti untuk negeri ini di mana pun kalian berada, tidak harus di Kota Mojokerto,” pesannya.
Ia berharap semakin banyak pemuda Kota Mojokerto yang memanfaatkan program tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengasah kemampuan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Generasi muda tidak hanya harus berpendidikan tinggi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah,” tegasnya.
Memasuki tahun keenam, Program Pro Bestari juga mengalami perluasan sasaran penerima. Jika pada tahun-tahun sebelumnya program tersebut dikhususkan bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN), kini Pemkot Mojokerto turut memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi di bidang olahraga dari perguruan tinggi swasta.
Perluasan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Mojokerto untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda berprestasi dalam mengembangkan pendidikan maupun potensi yang dimiliki.
Dengan demikian, Pro Bestari diharapkan tidak berhenti sebagai program pemberian beasiswa, melainkan menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk sumber daya manusia Kota Mojokerto yang unggul, kreatif, berprestasi, dan memiliki semangat pengabdian bagi bangsa. *ds
#kotamojokerto #diskominfokotamojokerto #
