Ning Ita hadiri Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Ruang Pertemuan Kelurahan Mentikan.(suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kota Mojokerto mendorong penguatan sinergi antara Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), warga, kelurahan, dan kepolisian untuk menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat bertema “Sinergi Linmas dan Warga dalam Menciptakan Lalu Lintas yang Tertib dan Aman” di Ruang Pertemuan Kelurahan Mentikan, Senin (10/8).
Menurut Ning Ita, meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi harus diimbangi dengan pengaturan lalu lintas dan pengamanan yang memadai. Di Kelurahan Mentikan, sejumlah fasilitas publik seperti taman, sekolah, dan Puskesmas menjadi titik yang cukup ramai pada waktu-waktu tertentu.
Kepadatan kendaraan biasanya meningkat saat jam masuk dan pulang sekolah maupun akhir pekan. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena tingginya mobilitas masyarakat dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Pusat-pusat keramaian itu juga bisa menjadi potensi terjadinya kecelakaan. Ini yang harus kita atensi. Makanya perlu ada perhatian yang dilakukan secara bersama-sama dengan kolaborasi,” ujar Ning Ita.
Ia menilai Satlinmas memiliki posisi strategis dalam membantu menciptakan ketertiban di lingkungan masing-masing, khususnya pada titik yang memiliki aktivitas masyarakat tinggi. Peran tersebut dapat diperkuat melalui koordinasi dengan pihak kelurahan, kepolisian, Dinas Perhubungan, pengelola fasilitas publik, serta masyarakat.
Ning Ita juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan di sekitar fasilitas publik yang relatif sempit. Apabila tidak disertai pengaturan parkir dan arus kendaraan yang baik, kondisi tersebut berpotensi memicu penumpukan kendaraan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Polres dan Dishub tentu tidak bisa sendirian. Tenaganya itu juga terbatas, pasti butuh sinergi, kerja sama, termasuk kerja sama dengan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang tertib. Kesadaran untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan fasilitas jalan secara bijak, serta tidak sembarangan memarkir kendaraan dapat membantu mengurangi potensi gangguan di kawasan padat aktivitas.
Melalui sosialisasi tersebut, Pemkot Mojokerto berharap peran Linmas tidak hanya terbatas pada aspek perlindungan masyarakat, tetapi juga semakin aktif mendukung terciptanya ketertiban di lingkungan. Sinergi dengan warga dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan kawasan yang lebih aman, tertib, dan lancar, terutama pada titik-titik yang menjadi pusat keramaian masyarakat. *ds
Tag :
#kotamojokerto #diskominfo #diskominfokotamojokerto
