DPC GANN Malang Raya bersama siswa SMA dan SMK Shalahuddin saat MPLS.(Suaraharianpagi.id/Ichwan)
Malang – Suaraharianpagi.id
Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar perlu dimulai sejak dini. Berangkat dari semangat tersebut, SMA – SMK Shalahuddin menggandeng Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANN) Malang Raya untuk memberikan edukasi kepada peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan pada Jumat (17/7/2026).
Sebanyak 25 siswa baru mengikuti kegiatan penyuluhan yang dikemas secara komunikatif dan interaktif. Dalam kesempatan itu, para peserta tidak hanya dikenalkan dengan berbagai jenis narkoba, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai modus peredaran yang kini semakin menyasar kalangan remaja melalui lingkungan pergaulan maupun media digital.
Materi disampaikan oleh perwakilan GANN Malang Raya, Hery Agus Santosa dan Dedik Siswanto, yang mengajak para siswa untuk memiliki keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika serta menjaga pergaulan yang sehat demi meraih masa depan yang lebih baik.
Kepala SMK Shalahuddin, Drs. Romelan, mengatakan bahwa pembentukan karakter peserta didik merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Karena itu, pihak sekolah secara rutin memasukkan materi pencegahan penyalahgunaan narkoba dalam agenda MPLS setiap tahun.
“Kami ingin siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami tantangan yang mereka hadapi di luar lingkungan pendidikan. Edukasi tentang bahaya narkoba menjadi bekal penting agar mereka mampu menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan yang salah,” ungkap Romelan.
Sementara itu, Ketua DPC GANN Malang Raya, Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., melalui sambungan WhatsApp menyampaikan apresiasi kepada SMK Shalahuddin yang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan.
“Sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi masyarakat merupakan langkah strategis dalam menyelamatkan generasi muda. Kami mengapresiasi SMK Shalahuddin yang secara konsisten memberikan ruang edukasi kepada GANN. Harapannya, para siswa tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga menjadi pelopor hidup sehat dan mampu mengajak teman-temannya menjauhi narkoba,” ujar pria yang akrab disapa Sam Tito.
Melalui kegiatan ini, GANN Malang Raya berharap semakin banyak sekolah yang membuka ruang kolaborasi dalam program edukasi anti narkoba. Pencegahan sejak dini dinilai menjadi langkah paling efektif untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di Indonesia.(Ich)
