Salah satu pencuri terlihat dari rekaman CCTV saat beraksi di tempat parkir toko roti Chici.(Tangkapan layar CCTV/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan masyarakat Mojokerto. Kali ini, sepeda motor milik seorang karyawan Chichi Bakery yang berada di Jalan Raya Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, hilang digondol maling pada Kamis (25/6/2026) siang.
Korban diketahui bernama Aris Setiawan (28), warga Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Saat kejadian, ia tengah bekerja seperti biasa di toko roti tersebut. Motor Honda Vario 125 CBS warna hitam bernomor polisi S 3514 OBH miliknya diparkir di depan toko dalam kondisi terkunci setir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pencurian diduga terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu suasana di area parkir toko relatif sepi karena seluruh karyawan sedang fokus bekerja di bagian produksi.
Kejadian baru diketahui sekitar pukul 12.00 WIB ketika korban hendak mengambil bekal makan siang yang disimpan di dalam motornya. Namun setibanya di lokasi parkir, kendaraan yang biasa terparkir di depan toko sudah tidak berada di tempat.
Korban yang panik kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan-rekan kerjanya. Mereka lalu memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk memastikan apa yang terjadi.
Dari hasil pemeriksaan CCTV, terlihat seorang pelaku mendekati motor korban dan diduga berupaya merusak sistem penguncian kendaraan. Setelah berhasil menguasai motor, pelaku langsung membawa kabur kendaraan ke arah timur.
Salah seorang karyawan Chichi Bakery, Miftahul Rohman (23), mengatakan seluruh kendaraan karyawan yang diparkir di area toko selalu dalam kondisi terkunci setir.
“Semua motor yang diparkir di sini pasti dikunci setir. Karyawan yang masuk pagi biasanya parkir di depan, sedangkan yang masuk siang parkir di samping. Karena area parkir tidak terlalu terlihat dari dalam, kami memang selalu mengunci kendaraan,” ujarnya.
Menurut Miftahul, waktu kejadian menjadi momen yang dimanfaatkan pelaku karena kondisi toko sedang lengang dari pengawasan ke area parkir.
“Sekitar jam 11 siang posisi di dalam sedang sibuk produksi. Bagian packing yang biasanya bisa melihat ke arah parkiran juga belum masuk kerja karena jadwalnya pukul 11.30 WIB. Jadi area depan benar-benar tidak terpantau,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari rekaman CCTV terlihat pelaku sempat mengutak-atik bagian kontak motor sebelum berhasil membawa kabur kendaraan milik korban.
“Kalau dilihat dari CCTV, pelaku seperti merusak kunci kontak. Kemungkinan menggunakan alat khusus seperti kunci T atau alat lainnya sampai kunci setir bisa terbuka,” katanya.
Dalam rekaman kamera pengawas juga tampak seorang pria yang keluar dari toko sambil berbicara melalui telepon genggam. Namun hingga kini belum diketahui apakah orang tersebut memiliki keterkaitan dengan aksi pencurian atau hanya kebetulan berada di lokasi.
Pihak toko mengaku baru pertama kali mengalami kasus kehilangan sepeda motor. Sebelumnya hanya pernah terjadi kehilangan helm di area parkir.
Usai kejadian, korban langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melaporkan kehilangan tersebut. Petugas kemudian mendatangi lokasi guna memeriksa tempat kejadian perkara dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan.
Selain memeriksa CCTV milik toko, polisi juga berencana menelusuri rekaman kamera pengawas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi guna melacak jalur pelarian pelaku.
Hingga saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan. Korban berharap motornya dapat segera ditemukan dan pelaku berhasil ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Dsy)
