Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., meninjau kesiapan lahan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/6), untuk meninjau kesiapan lahan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong. Dalam agenda yang sama, Pangdam juga meninjau Jembatan Perintis Garuda di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi.
Kunjungan diawali dengan peninjauan lahan calon lokasi pembangunan Yonif TP yang berada di Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari. Di lokasi tersebut, Pangdam menerima paparan dari Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., terkait rencana pembangunan satuan baru yang akan memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Dalam paparannya, Dandim menjelaskan bahwa Kecamatan Dawarblandong merupakan wilayah paling utara Kabupaten Mojokerto yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gresik dan Lamongan. Posisi tersebut dinilai strategis karena didukung akses transportasi yang memadai dan memiliki potensi pengembangan wilayah yang cukup besar.
Menurut Letkol Abi Swanjoyo, lahan yang diusulkan untuk pembangunan Yonif TP memiliki luas sekitar 55 hektare. Lokasi tersebut telah melalui serangkaian survei dan kajian teknis yang mencakup aspek pertahanan, kondisi geografis, sosial, hingga ekonomi masyarakat sekitar.
“Lokasi ini telah melalui proses kajian yang cukup panjang dan dinyatakan memenuhi syarat untuk pembangunan Yonif TP. Selain strategis dari aspek pertahanan, kawasan ini juga memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan wilayah dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kawasan tersebut didukung akses jalan yang baik, ketersediaan sumber air, jaringan utilitas yang memadai, serta dekat dengan berbagai fasilitas umum yang dapat menunjang aktivitas satuan maupun kebutuhan keluarga prajurit di masa mendatang.
Usai menerima paparan dan melakukan peninjauan langsung, Pangdam V/Brawijaya menilai lokasi di Desa Gunungsari sangat layak untuk pembangunan Yonif TP. Menurutnya, berbagai aspek pendukung yang tersedia menjadikan kawasan tersebut lebih unggul dibandingkan sejumlah lokasi lain yang sebelumnya telah ditinjau.
“Lokasi ini sangat baik, akses jalannya memadai, ketersediaan air dan listrik mendukung, serta dekat dengan masyarakat. Secara prinsip saya setuju dan pembangunan harus segera dilaksanakan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” tegas Mayjen TNI Rudy Saladin.
Pangdam menekankan bahwa keberadaan Yonif TP nantinya tidak hanya berfungsi memperkuat sistem pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Menurutnya, hadirnya satuan baru dengan ratusan personel akan menciptakan perputaran ekonomi baru yang dapat dirasakan masyarakat melalui sektor perdagangan, jasa, UMKM, penyediaan kebutuhan pangan, hingga terbukanya peluang kerja baru.
“Pembangunan Yonif TP ini bukan hanya tentang pertahanan, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat. Kehadiran satuan baru akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi desa dan membuka peluang usaha bagi warga sekitar,” ungkapnya.
Setelah meninjau lahan pembangunan Yonif TP, Pangdam bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi. Di lokasi tersebut, ia meninjau keberadaan Jembatan Perintis Garuda yang telah dibangun untuk mendukung konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyerahkan bantuan berupa bingkisan kepada perwakilan warga sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat setempat.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pangdam V/Brawijaya memastikan kesiapan lahan pembangunan Yonif TP di Kabupaten Mojokerto sekaligus melihat secara langsung manfaat pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang telah dirasakan masyarakat. Kedua program tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan pertahanan wilayah, percepatan pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI M. Aidi, S.I.P., M.Si., M.Han., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto, S.I.P., M.M., Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., Wakil Bupati Mojokerto dr. M. Rizal Octavian, Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.I.P., M.Si., jajaran Perhutani, serta tokoh masyarakat setempat. *pendim0815/ds
Tag :
#kodim0815/mojokerto #pendim0815/mojokerto
