Mobil Isuzu Traga yang hancur usai menabrak mobil Isuzu panther di ruas tol SuMo.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Gresik – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas ganda terjadi di ruas Tol Surabaya–Mojokerto (SuMo), tepatnya di KM 723/300 jalur A, Senin (9/2/2026) pagi. Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil pikap Isuzu Traga dan kendaraan Isuzu Panther, mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.45 WIB saat arus lalu lintas terpantau landai dan lancar, dengan kondisi cuaca mendung. Kendaraan pikap bernomor polisi K 9170 DS yang dikemudikan Suwanto (47) melaju dari arah Pati menuju Surabaya melalui lajur cepat.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi pikap diduga kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman, sehingga menabrak kendaraan Isuzu Panther bernopol S 1820 SE yang berada tepat di depannya. Isuzu Panther tersebut dikemudikan Galih (45), warga Kota Mojokerto.
“Benturan terjadi di lajur cepat dan mengakibatkan kedua kendaraan berhenti di lokasi kejadian,” ujar Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, saat dikonfirmasi.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi pikap mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan. Sementara pengemudi Isuzu Panther dilaporkan dalam kondisi sehat. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kejadian ini.
Ipda Ridho menjelaskan, hasil analisa sementara petugas di lapangan menunjukkan bahwa kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi pikap yang kurang konsentrasi serta tidak menjaga jarak aman saat berkendara di jalan tol.
“Faktor utama kecelakaan diduga karena pengemudi kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak, sehingga tidak sempat menghindari kendaraan di depannya,” jelasnya.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim bersama pengelola Tol Surabaya–Mojokerto langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penanganan. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TKP), pendokumentasian, pengumpulan keterangan saksi, serta pengamanan barang bukti kendaraan di Pos Wika.
Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta, sementara kerusakan sarana tol masih dalam proses perhitungan.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu menjaga konsentrasi, mematuhi aturan kecepatan, serta menjaga jarak aman guna menghindari kecelakaan, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari.(Dsy)
