Para calon penumpang yang akan naik kereta api.(Dokumen KAI)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Berdasarkan data sementara hingga Minggu (21/12/2025) pukul 10.00 WIB, sebanyak 889 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di Stasiun Mojokerto pada hari ini.
Dari jumlah tersebut, 321 penumpang merupakan penumpang keberangkatan, sedangkan 568 penumpang lainnya adalah penumpang kedatangan. Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring beroperasinya seluruh perjalanan kereta api hingga jadwal keberangkatan terakhir pada malam hari.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tingginya jumlah penumpang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal, khususnya pada momentum libur akhir tahun.
“Selama masa Angkutan Nataru, kami mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pelanggan di sejumlah stasiun, termasuk Stasiun Mojokerto. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu agar perjalanan libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh pelanggan,” ujar Mahendro.
Selama periode Angkutan Nataru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Mojokerto tercatat melayani 15.382 pelanggan, dengan rincian 7.462 penumpang berangkat dan 7.920 penumpang tiba.
Sementara itu, secara kumulatif pada periode 18–21 Desember 2025, jumlah penumpang yang dilayani di Stasiun Mojokerto mencapai 3.901 orang, terdiri dari 1.814 penumpang berangkat dan 2.087 penumpang tiba.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, Stasiun Mojokerto melayani 21 perjalanan kereta api jarak jauh, yang terdiri dari 19 kereta api reguler dan 2 kereta api tambahan. KAI juga menyiapkan kapasitas hingga 12.438 tempat duduk per hari guna mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat.
Mahendro menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.
“Kami mengimbau para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta memastikan tiket dan identitas sebelum melakukan perjalanan. Dengan persiapan yang matang, perjalanan liburan menggunakan kereta api akan semakin nyaman dan berkesan,” tutupnya.
Dengan dukungan operasional yang optimal serta peningkatan layanan secara berkelanjutan, KAI Daop 8 Surabaya optimistis dapat melayani mobilitas masyarakat secara maksimal selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, khususnya bagi pelanggan yang menggunakan layanan kereta api melalui Stasiun Mojokerto.*dsy
