Petugas PJR III Ditlantas Polda Jatim saat olah TKP dan evakuasi truk yang terguling di tol Jombang - Mojokerto.(Dokumen PJR III Ditlantas Polda Jatim)
Mojokerto — Suaraharianpagi.id
Sebuah truk boks Isuzu Elf bernomor polisi L 8245 DAA terguling di KM 711/400 jalur B Tol Jombang–Mojokerto pada Jumat (28/11/2025) sore. Kecelakaan tunggal itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan kendaraan hingga puluhan juta rupiah.
Truk yang dikemudikan Lamini (54), warga Ngluyu, Nganjuk, itu melaju dari Surabaya menuju Madiun menggunakan lajur lambat. Situasi lalu lintas terpantau landai dengan cuaca mendung saat kejadian berlangsung.
Panit PJR Jatim III Ditlantas Polda Jatim melaporkan bahwa insiden bermula ketika truk boks Isuzu Elf melaju dengan kecepatan sedang. Sesampainya di KM 711/400 jalur B, ban kiri belakang truk tiba-tiba pecah.
Pecahnya ban membuat kendaraan oleng dan tidak terkendali sehingga terguling ke lajur cepat. Petugas menyatakan tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Pengemudi, Lamini, selamat tanpa luka. Tidak ada korban luka berat (LB), luka ringan (LR), maupun korban meninggal dunia (MD).
Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan dan dari hasil pendataan awal ditafsir kerusakan kendaraan ± Rp20 juta, kerusakan sarana tol masih dihitung oleh pengelola tol.
Arus lalu lintas sempat tersendat saat proses evakuasi namun kembali lancar setelah penanganan.
Tiga personel PJR 311 Ditlantas Polda Jatim Ipda Ridho Pramana, Aipda Edi, dan Bripka Broto diterjunkan ke lokasi untuk menangani kejadian.
Langkah-langkah yang dilakukan:
1. Mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian bersama pengelola Tol Jo-Mo
2. Melakukan pengaturan arus lalu lintas
3. Melaksanakan olah TKP
4. Melakukan dokumentasi
5. Mengumpulkan keterangan saksi
6. Mengamankan barang bukti ke Pos 684 A
Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, petugas menyimpulkan bahwa pecah ban kiri belakang menjadi penyebab utama kecelakaan.
Panit PJR Jatim III Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana MS, S.H., M.H., mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, khususnya di jalan tol.
“Dari hasil analisa awal, kecelakaan ini dipicu oleh pecah ban kiri belakang sehingga truk hilang kendali dan terguling. Kami mengimbau para pengemudi untuk rutin memeriksa tekanan angin, kondisi ban, serta kelayakan teknis kendaraan sebelum berkendara di jalan tol,” ujar Ipda Ridho.
Ia menegaskan bahwa penanganan cepat dilakukan agar lalu lintas kembali lancar dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.*dsy
