Polres Kediri kota ungkap kasus kejahatan selama pelaksanaan operasi sikat Semeru 2025.(Suarahrianpagi.id/red)
Kota Kediri – Suaraharianpagi.id
Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur berhasil mengungkap delapan kasus tindak pidana selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 12 hari, mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025 itu, menghasilkan penangkapan sembilan tersangka dari berbagai kasus kejahatan jalanan.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S., dalam konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Rabu (12/11/2025).
“Selama operasi berlangsung, ada sembilan orang yang kita amankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dari delapan perkara berbeda. Kasusnya meliputi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), hingga penganiayaan,” ujar AKP Cipto.
Dari hasil operasi tersebut, beberapa tersangka curanmor yang diamankan antara lain BC yang mencuri motor di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan; ASJ yang menukar hasil curian motor dengan senapan angin di Desa Bulu, Kecamatan Semen; serta EK yang mencuri motor di rumah kos Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri.
Selain itu, tersangka S mencuri motor di pinggir jalan Desa Maesan, Kecamatan Mojo; GP mencuri motor di Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren; dan SE mencuri motor di parkiran Superindo, Jalan Hasanudin, Kota Kediri.
Dua tersangka lain, PP dan SK, terlibat dalam pencurian satu unit proyektor dan printer di Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan. Sementara LKN ditangkap karena membobol rumah seorang guru di Desa Ngablak dan mencuri uang tunai sekitar Rp14 juta.
AKP Cipto menambahkan, sejumlah barang bukti turut diamankan, antara lain beberapa sepeda motor, laptop, proyektor, satu pucuk senapan angin sepanjang 72 sentimeter, uang tunai sekitar Rp14 juta, serta alat-alat yang digunakan para pelaku untuk beraksi.
“Dari total pengungkapan, kami melampaui target yang diberikan Polda Jatim. Targetnya lima perkara, dan kami berhasil mengungkap delapan kasus. Lima masuk target, tiga lainnya di luar target,” ungkapnya.
Menurut Cipto, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh satuan tugas operasi, mulai dari intelijen, penegakan hukum (Gakkum), hingga personel lapangan yang terlibat dalam Operasi Sikat Semeru 2025.
Ia berharap capaian ini menjadi momentum untuk terus menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan. Mari bersama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Kediri,” tutup AKP Cipto.*red
