Kondisi mobil L300 yang di tabrak Toyota Hilux dari belakang di tol Jombang - Mojokerto.(dokumen PJR Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 690 jalur A Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) pada Jumat (24/10) sekitar pukul 08.50 WIB. Insiden tabrak belakang yang melibatkan Toyota Hilux B 9218 SBM dan Mitsubishi L300 S 1859 WL itu kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga konsentrasi saat berkendara di jalan tol.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jawa Timur, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengemudi dalam menjaga jarak aman akibat menurunnya fokus.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan ini terjadi karena pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara. Kemungkinan kelelahan atau mengantuk sehingga gagal mengantisipasi kendaraan di depannya,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Mitsubishi L300, Sulistyo Nugroho (52), mengalami luka ringan di siku kiri. Sementara pengemudi Toyota Hilux, Helmi Hermansyah (40), serta penumpang L300, Ina Kusuma H (50), selamat tanpa luka.
AKBP Hendrix mengingatkan bahwa jalan tol bukan hanya membutuhkan kecepatan, tetapi juga konsentrasi penuh.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi agar tidak memaksakan diri ketika mengantuk atau lelah. Manfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa menjaga jarak aman merupakan salah satu prinsip utama dalam berkendara di jalan tol.
“Menjaga jarak aman adalah kunci utama untuk menghindari tabrakan beruntun. Keterlambatan sepersekian detik saja bisa menyebabkan kecelakaan,” tambahnya.
Dari insiden ini, tidak ditemukan kerusakan aset tol. Namun, kerugian material kendaraan diperkirakan mencapai Rp15 juta. Saat kejadian, arus lalu lintas dalam kondisi lancar dan cuaca cerah.
Petugas PJR 314 bersama pengelola Tol Sumo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, pengaturan arus lalu lintas, dokumentasi, serta mengevakuasi kendaraan ke Pos PJR KM 684. Kasus ini kini ditangani Unit PJR Ditlantas Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menutup keterangannya, AKBP Hendrix menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli dan edukasi keselamatan lalu lintas bagi pengendara tol.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus mengingatkan pengguna tol agar mematuhi etika mengemudi demi menghindari insiden serupa,” pungkasnya. *dsy
