Batituud Koramil 0815/08 Dawarblandong, Peltu Bambang Adiatmoko beri arahan terkait bahaya bullying di SDN Bangeran 1, Kecamatan Dawarblandong.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak terus digelorakan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap anak di satuan pendidikan. Sosialisasi ini menghadirkan Batituud Koramil 0815/08 Dawarblandong, Peltu Bambang Adiatmoko, dan digelar di SDN Bangeran 1, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (27/9).
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN Bangeran 1, Sudopo, S.Pd., menekankan pentingnya peran parenting sebagai proses pengasuhan anak sejak dini hingga dewasa. Menurutnya, parenting tidak hanya mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga emosional, sosial, dan intelektual anak.
“Melalui parenting, kita dapat menanamkan nilai, membentuk karakter, sekaligus mempersiapkan anak menghadapi tantangan hidup,” ujarnya.
Sesi berikutnya diisi dengan materi dari Peltu Bambang Adiatmoko terkait bahaya bullying. Ia menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan menyakiti orang lain, baik fisik maupun verbal, termasuk bentuk modern seperti cyberbullying melalui media sosial.
“Bullying menimbulkan kerugian bagi korban, merusak iklim belajar, dan jelas bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Karena itu, kita harus bersatu menolak segala bentuk bullying agar sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman, ramah, dan inklusif,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif antara guru, orang tua, dan siswa semakin tumbuh, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. *kodim0815/ds
