Ning Ita saat hadiri penutupan Kajari Cup 2025(suaraharianpagi.id/dok.kom)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Gemuruh tepuk tangan dan sorak penonton memenuhi GOR Seni Majapahit, Minggu (10/8) malam, menandai berakhirnya Kajari Cup 2025.
Turnamen yang digelar sejak 13 Juli ini resmi ditutup dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Acara penutupan dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh olahraga, serta masyarakat pecinta basket.
Bagi Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita, ajang ini adalah bukti nyata kolaborasi antarinstansi dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, maju, dan berkualitas.
“Terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto yang telah menyelenggarakan Kajari Cup 2025. Ini adalah bentuk sinergitas Forkopimda untuk mewujudkan cita pertama Panca Cita ke Mojokerto, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan melalui Mojokerto Cerdas, Mojokerto Berprestasi,” ungkapnya.
Ning Ita menegaskan, prestasi tak hanya diukur dari capaian akademik. Olahraga, khususnya basket, menjadi media penting dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berjiwa sportivitas.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah proses menggali potensi generasi penerus bangsa. Indonesia akan kita majukan melalui semangat dari Kota Mojokerto,” tegasnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Bobby Ruswin, berharap turnamen ini memberi manfaat yang melampaui sekadar kompetisi.
“Kami ingin Kajari Cup menjadi ajang yang membawa berkah, mempererat silaturahmi, dan memberi ruang tumbuh bagi bibit atlet basket sejak usia dini,” ujarnya.
Selama hampir satu bulan, Kajari Cup 2025 mempertandingkan berbagai kategori mulai tingkat SD hingga SMA. Antusiasme peserta dan dukungan penuh masyarakat membuat ajang ini menjadi pesta olahraga basket terbesar di Mojokerto tahun ini.
Penutupan yang diwarnai kehadiran Ketua DPRD Kota Mojokerto, Dandim 0815/Mojokerto, Kapolres Mojokerto Kota, Kepala PN Mojokerto, Sekda Kota Mojokerto, Ketua Perbasi Jatim, dan Ketua KONI Kota Mojokerto semakin menegaskan bahwa olahraga adalah tanggung jawab bersama dalam mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. *ds
