Petugas PJR 3 Polda Jatim di lokasi kecelakaan maut dan kondisi bus Restu yang terguling di ruas tol JoMo.(Foto: Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan tunggal melibatkan bus Restu bernopol N-7088-UG terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto KM 689+500 jalur A, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan.
Bus yang dikemudikan Nuril tersebut melaju dari arah Madiun menuju Surabaya melalui lajur cepat. Namun, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami selip ban hingga kehilangan kendali.
Kanit PJR 3 Ditlantas Polda Jatim AKP Sudirman menjelaskan, bus sempat oleng sebelum akhirnya terperosok ke parit median dan terguling.
“Diduga kendaraan mengalami selip ban saat melaju di lajur cepat. Bus kemudian oleng ke kiri dan ke kanan hingga akhirnya masuk ke parit median tengah dan terguling,” ungkap AKP Sudirman.
Ia menambahkan, kondisi lalu lintas saat kejadian relatif lancar dengan cuaca cerah, sehingga tidak ditemukan faktor eksternal seperti hujan atau kepadatan kendaraan sebagai pemicu kecelakaan.
Akibat kejadian tersebut, satu penumpang atas nama Esra Sri Tuslarmiasih (65), warga Madiun, meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Jombang.
Selain itu, sedikitnya 11 orang mengalami luka berat, termasuk kondektur bus, Syamsudin (49), warga Kediri, yang mengalami patah tangan kiri. Dua korban lainnya, yakni Dwi Cahyawati Ningsih (59) dan Siswo (30), dilaporkan dalam kondisi kritis.
Puluhan penumpang lainnya mengalami luka ringan hingga sedang, seperti luka di kepala, punggung, serta lecet di sejumlah bagian tubuh. Para korban langsung dievakuasi dan dirawat di RSUD Jombang, RSI Jombang, serta RS Al-Aziz Jombang.
Salah satu korban bahkan dilaporkan mengalami cedera serius berupa kehilangan jempol kaki kiri, sementara sejumlah penumpang anak-anak juga turut menjadi korban dengan luka di bagian kepala dan dahi.
Sementara itu, pengemudi bus, Nuril, diketahui tidak berada di lokasi saat petugas tiba dan diduga melarikan diri usai kejadian.
“Pengemudi masih dalam pencarian karena tidak ditemukan di lokasi saat petugas datang. Ini masih kami dalami,” tegas AKP Sudirman.
Petugas dari PJR Ditlantas Polda Jatim bersama pengelola tol dan Unit Laka Polres Jombang langsung melakukan penanganan di lokasi. Mulai dari olah TKP, pengaturan arus lalu lintas, hingga evakuasi korban dan kendaraan.
Barang bukti berupa bus yang mengalami kecelakaan telah diamankan ke Unit Laka Polres Jombang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp40 juta, sementara kerusakan fasilitas tol masih dalam proses pendataan.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian pengemudi maupun kondisi teknis kendaraan.(Dsy)
Tag:
#poldajatim #pjr3poldajatim #ditlantaspoldajatim #lakatoljomo #kecelakaanmaut #lakabusrestu #satlantaspolresjombang #rsujombang #rsijombang #rsalaziztembelang #astratol #relawan
