Kegiatan doa Kebangsaan untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Lapangan Tenis Polres Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Polres Mojokerto menggelar Doa Kebangsaan untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta meningkatkan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/10) tersebut digelar di Lapangan Tenis Polres Mojokerto, tepatnya di belakang rumah dinas Kapolres Mojokerto. Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa Doa Kebangsaan merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, persatuan bangsa perlu terus dirawat melalui kerja sama seluruh elemen, mulai dari Polri, pemerintah daerah, tokoh agama hingga masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres juga mengajak masyarakat mengedepankan sikap toleransi serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai sarana memperkuat semangat kebangsaan, gotong royong, dan persatuan.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.
Melalui kegiatan Doa Kebangsaan tersebut, Polres Mojokerto berharap hubungan antarelemen masyarakat semakin erat, kerukunan antarumat beragama tetap terjaga, dan situasi kamtibmas di Kabupaten Mojokerto senantiasa aman serta kondusif.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga keutuhan NKRI membutuhkan komitmen bersama, semangat toleransi, dan partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera. *ds




