Lahan tebu yang terbakar milik warga di Dusun Mlaten, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Lahan tebu milik warga di Dusun Mlaten, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terbakar pada Sabtu (12/9). Api dengan cepat membesar setelah tertiup angin kencang dan menyambar tanaman tebu yang berada di lahan kering.
Kebakaran tersebut langsung mendapat penanganan dari anggota Koramil 0815/04 Puri bersama personel Polsek Puri, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mojokerto serta masyarakat setempat.
Petugas gabungan dan warga berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan peralatan yang tersedia. Penanganan dilakukan secara cepat untuk mencegah api merambat ke lahan maupun area lain di sekitar lokasi.
Dari hasil pengecekan di lapangan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Bara api kemudian terbawa angin hingga menyambar tanaman tebu milik warga bernama Satimo.
Kondisi angin yang cukup kencang serta tanaman tebu yang kering membuat api mudah menjalar. Namun, berkat respons cepat petugas gabungan bersama masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Lahan tebu yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 9.700 meter persegi atau hampir satu hektare. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Danramil 0815/04 Puri Kapten Inf Subini mengatakan, sinergi antara aparat, petugas pemadam dan masyarakat sangat menentukan kecepatan penanganan kebakaran.
“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, anggota langsung bergerak bersama Polsek, Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto dan masyarakat. Kolaborasi ini sangat penting untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api menjalar ke wilayah yang lebih luas,” tegasnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi lahan kering dan angin bertiup cukup kencang. Aktivitas pembakaran sampah maupun sisa tanaman yang tidak diawasi dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian lebih besar.
“Jangan melakukan pembakaran sampah atau sisa tanaman secara sembarangan. Pastikan api benar-benar padam dan tidak berpotensi merambat ke lahan di sekitarnya,” imbaunya.
Peristiwa kebakaran lahan tebu tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca dan lingkungan yang rawan kebakaran.
Dengan kepedulian serta respons cepat dari masyarakat dan petugas di lapangan, potensi kebakaran diharapkan dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. *ds/pendim0815
#kodim0815 #pendim0815
