Terlihat para OPD Sidoarjo tengah berbagi takjil di alun-alun Sidoarjo.(Suaraharianpagi.id/redaksi)
Sidoarjo – Suaraharianpagi.id
Suasana sore di sekitar Monumen Jayandaru, Alun-Alun Sidoarjo, terasa lebih hangat pada Kamis (5/3/2026). Bukan karena cuaca, melainkan karena aksi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya turun langsung ke jalan membagikan 1.000 paket takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB ini menjadi momen istimewa di bulan suci Ramadan, di mana batas antara aparat pemerintah dan masyarakat seolah menipis demi semangat berbagi.
Yang membuat aksi ini semakin istimewa adalah sumber dana untuk ribuan paket takjil tersebut. Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo yang turut terjun langsung menyapa warga menegaskan bahwa seluruh paket takjil merupakan hasil gotong royong dan partisipasi sukarela dari para relawan di lingkungan OPD se-Kabupaten Sidoarjo.
“Aksi sosial ini murni bentuk solidaritas kami tanpa menggunakan dana APBD. Ini adalah refleksi semangat pelayanan publik dan keinginan kami untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo saat ditemui di lokasi.
Langkah ini menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu harus menunggu anggaran formal, melainkan bisa lahir dari inisiatif dan kebersamaan antar-pegawai negeri sipil (ASN) yang ingin berkontribusi bagi umat yang sedang berpuasa.
Meskipun pembagian takjil dilakukan di area strategis yang ramai kendaraan, kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat mereka menerima paket berbuka puasa tersebut.
Kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung tidak lepas dari dukungan penuh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Sidoarjo. Kedua instansi ini sigap mengatur arus lalu lintas di sekitar Monumen Jayandaru, sehingga potensi kemacetan akibat penumpukan kendaraan dapat segera terurai.
Kolaborasi lintas OPD ini membuktikan bahwa sinergi antar-instansi mampu menciptakan kegiatan sosial yang efektif dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Melalui aksi ini, Diskominfo Sidoardo berharap dapat menularkan energi positif kepada seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan upaya mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan warga.
“Semangat melayani dan berbagi adalah bagian dari identitas pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo. Kami harap momen ini bisa menjaga kehangatan hubungan emosional antara pemkab dan rakyatnya,” tutupnya.
Aksi bagi-bagi takjil ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah kesibukan birokrasi, nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas tetap menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.(Red)
