Ketua Komisi III (topi putih) bersama jajaran Komisi III saat dilokasi pekerjaan jembatan bokwedi kota Pasuruan.(suaraharianpagi.id/sy)
Pasuruan – suaraharianpagi.id
Komisi III DPRD Kota Pasuruan kembali melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Jembatan Bokwedi pada Jum’at (4/9) siang.
Peninjauan ini didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kota Pasuruan untuk memastikan perkembangan progres pekerjaan di lapangan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, M. Suci Mardiko mengatakan bahwa sidak ini merupakan peninjauan terakhir sebelum jembatan resmi dibuka untuk umum.
” Ini sidak terakhir sebelum tanggal 10 sudah dibuka untuk umum. Semua uji beban, uji layak jalan sudah dilakukan oleh BPPJN dan pelaksana, insyaallah tidak akan molor lagi “, ujar Suci di lokasi.
Ia menegaskan, sesuai kontrak pelaksanaan proyek berakhir pada 9 September 2026. Dengan demikian, mulai 10 September jembatan sudah bisa difungsikan masyarakat.
” Tanggal 10 sudah bisa dibuka untuk umum. Kedepan tidak boleh lagi ada truk yang masuk lewat Gatot Subroto atau jalur selatan. Wajib dialihkan pada jalur seperti semula “, tegasnya.
Berkaitan dengan pengalihan arus, Suci menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama dengan Dishub Kota Pasuruan. ” Hari ini kita memastikan Jembatan Bokwedi sudah siap untuk dipergunakan dan sudah selesai 100% “, jelasnya.
Selain memastikan kesiapan konstruksi, dalam hal ini Komisi III juga menyoroti fungsi jembatan dalam mitigasi banjir. Ketinggian jembatan saat ini sudah ditambah agar aliran air sungai lebih lancar.
” Dengan adanya seperti ini air sungai bisa lebih lancar, tidak menabrak jembatan kayak kemarin. Namun, pada sisi lain, juga harus dilakukan normalisasi pula dari BWS “, kata Suci.
Terkait rel kereta api di sekitar jembatan, Suci menyebut ada kemungkinan dilakukan peninggian. Namun hal itu menjadi kewenangan PT Kereta Api Indonesia ( KAI ) atau PJKA.
Dengan selesainya Jembatan Bokwedi, diharapkan arus lalu lintas di Kota Pasuruan kembali normal dan tidak lagi menumpuk di jalur alternatif selama masa perbaikan. *SY
#dprd #dprdpasuruan #jembatan #sidak
