Gus Habib memberikan sambutan kepada masyarakat dalam acara silaturahmi dan reses.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi NasDem, Muhammad Habibur Rochman, menyayangkan beredarnya informasi di media sosial yang mengaitkan dirinya dengan pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
Gus Habib, sapaan akrab Muhammad Habibur Rochman, memastikan informasi yang menyebut dirinya meminta atau menginstruksikan pemblokiran rekening tersebut tidak benar.
Menurutnya, informasi itu muncul karena adanya kesamaan nama. Nama Muhammad Habibur Rochman memang tercantum dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial, namun orang yang dimaksud dalam informasi tersebut bukan dirinya.
“Saya ingin meluruskan informasi yang beredar terkait pemblokiran rekening seorang warga di Bank Mandiri. Nama Muhammad Habibur Rochman yang tercantum dalam tangkapan layar tersebut bukan saya,” tegas Gus Habib, Selasa (25/8/2026).
Ia juga membantah pernah meminta maupun menginstruksikan aparat penegak hukum atau pihak berwenang untuk melakukan pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok.
Gus Habib menegaskan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan tersebut. Bahkan, ia mengaku tidak memiliki akses kepada pihak yang mempunyai kewenangan melakukan pemblokiran rekening perbankan.
“Saya tidak pernah meminta ataupun menginstruksikan pemblokiran rekening tersebut, serta tidak memiliki akses dengan pihak yang berwenang untuk melakukan pemblokiran,” katanya.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terlebih jika informasi tersebut hanya didasarkan pada kesamaan nama tanpa adanya konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan.
Gus Habib menilai penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahpahaman sekaligus merugikan pihak yang namanya dicatut.
Ia berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama informasi yang belum diketahui secara jelas sumber dan kebenarannya.
“Saya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Mohon tidak mengambil kesimpulan hanya karena adanya kesamaan nama,” ujarnya.
Menurutnya, setiap informasi yang beredar di ruang digital seharusnya terlebih dahulu diverifikasi sebelum disebarluaskan. Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya fitnah maupun kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.
Muhammad Habibur Rochman merupakan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VIII. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kota Madiun dan Kota Mojokerto.
Sebagai wakil rakyat, Gus Habib selama ini aktif menjalankan kegiatan di daerah pemilihannya dengan menyerap aspirasi masyarakat.
Berbagai persoalan menjadi perhatian, mulai dari sektor pertanian, kebutuhan masyarakat desa, bantuan sosial, hingga dukungan terhadap kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ia juga kerap melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian menjadi bahan untuk disampaikan dan diperjuangkan melalui kewenangannya sebagai anggota DPR RI.
Di tengah munculnya informasi yang mengaitkan namanya dengan pemblokiran rekening tersebut, Gus Habib kembali menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memblokir rekening siapa pun.
Ia berharap masyarakat tidak terjebak pada informasi yang belum terverifikasi dan tidak ikut menyebarkan narasi yang dapat merugikan pihak tertentu.
“Yang terpenting, masyarakat jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Kesamaan nama tidak berarti orangnya sama,” pungkasnya.(Dsy)
