Jembatan Perintis Garuda Tahap V di Dusun Penowon, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.(suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V di Dusun Penowon, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, terus dikebut. Hingga Senin (10/8), progres pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi masyarakat tersebut telah mencapai 92 persen.
Di lokasi pembangunan, personel TNI bersama masyarakat terus bergotong royong menyelesaikan sejumlah pekerjaan konstruksi. Salah satu bagian yang mengalami perkembangan signifikan adalah pemasangan gelagar jembatan menggunakan baja Wide Flange yang kini telah mencapai 85 persen.
Sementara itu, pengerjaan lantai beton jembatan dan rambatan jalan telah mencapai sekitar 50 persen. Tahapan tersebut meliputi pembesian, pemasangan bekisting hingga pengecoran beton yang dilakukan secara bertahap.
Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan mengingat jembatan tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat. Dengan capaian progres yang telah menembus lebih dari 90 persen, seluruh unsur yang terlibat terus mendorong penyelesaian pekerjaan di lapangan.
“Kami terus melakukan percepatan pada bagian-bagian yang masih dalam proses, khususnya lantai beton, rambatan jalan dan beberapa pekerjaan penyelesaian lainnya. Seluruh personel yang terlibat bekerja secara bersama-sama agar pembangunan ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Jembatan tersebut memiliki panjang 75 meter dengan lebar 2 meter dan membentang di atas sungai selebar sekitar 35 meter. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu tantangan dalam proses pengerjaan, terutama pada pemasangan struktur jembatan serta pembangunan lantai beton.
Meski mengejar target penyelesaian, kualitas dan aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Menurut Budiyono, percepatan pekerjaan harus tetap dilakukan dengan memperhatikan ketelitian pada setiap tahapan konstruksi.
“Kami tetap mengutamakan kualitas dan keamanan dalam setiap tahapan pekerjaan. Percepatan bukan berarti mengabaikan ketelitian. Harapannya, setelah selesai nanti jembatan ini benar-benar memberikan manfaat dan menjadi akses yang aman bagi masyarakat,” tegasnya.
Memasuki tahap akhir pembangunan, Jembatan Perintis Garuda Jambuwok diharapkan segera membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas warga di wilayah sekitar.
Tidak hanya menjadi jalur penghubung, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan mampu menunjang aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. Berdasarkan data penerima manfaat, jembatan ini diproyeksikan memberikan akses bagi sekitar 6.500 jiwa atau 2.967 kepala keluarga.
Dengan progres yang telah mencapai 92 persen, penyelesaian Jembatan Perintis Garuda Tahap V kini tinggal menuntaskan sejumlah pekerjaan akhir. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penghubung baru yang mampu memangkas hambatan mobilitas sekaligus mendorong aktivitas masyarakat di wilayah Jambuwok dan sekitarnya. *ds
Tag :
#kodim #kodim0815 #kasdim
