Rapat Paripurna di ruang sidang utama DPRD Kota Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
DPRD Kota Mojokerto menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 di ruang sidang utama DPRD Kota Mojokerto, Jumat (19/6).
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri seluruh anggota DPRD Kota Mojokerto, jajaran Pemerintah Kota Mojokerto, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen strategis di Kota Mojokerto.
Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, menjelaskan bahwa agenda utama rapat paripurna istimewa kali ini adalah mendengarkan sambutan Wali Kota Mojokerto dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata”, yang sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa Hari Jadi Kota Mojokerto bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan yang telah dilalui bersama.
“Paripurna kali ini menjadi istimewa karena seluruh unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan berbagai elemen masyarakat dapat bersama-sama memperingati sekaligus merefleksikan perjalanan pembangunan Kota Mojokerto. Semoga Kota Mojokerto senantiasa diberikan kekuatan untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai sektor,” ujarnya.
Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang unggul, produktif, berkarakter, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, keterampilan masyarakat, serta memperluas akses dan kesempatan bagi seluruh warga tanpa terkecuali.
“Pembangunan yang kita laksanakan harus mampu dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, generasi muda, perempuan, lansia, penyandang disabilitas hingga kelompok rentan lainnya,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Mojokerto. Pertumbuhan ekonomi kota terus menunjukkan tren positif, dari 2,79 persen pada tahun 2023 meningkat menjadi 5,32 persen pada tahun 2024 dan kembali naik menjadi 5,34 persen pada tahun 2025.
Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 5,77 persen pada tahun 2023 menjadi 5,57 persen pada tahun 2024, dan kembali turun menjadi 5,05 persen pada tahun 2025 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Tak hanya itu, sejak 2019 hingga 2026, Kota Mojokerto telah meraih 254 penghargaan tingkat regional hingga nasional. Pada lima bulan pertama tahun 2026 saja, Kota Mojokerto berhasil memperoleh sembilan penghargaan bergengsi, di antaranya Kota dengan Kebijakan Toleransi Terbaik, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kali berturut-turut, serta Top Digital Government Regional 2026.
“Berbagai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif, inovatif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Usai rapat paripurna, Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-108 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Momentum Hari Jadi Kota Mojokerto ini harus menjadi semangat bersama untuk meningkatkan partisipasi dan memperkuat sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota Mojokerto, serta masyarakat. Semua kebijakan publik yang diambil harus benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ery menambahkan, kolaborasi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin pelayanan publik semakin baik dan seluruh program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pada akhirnya tujuan utama dari setiap kebijakan adalah meningkatkan kesejahteraan warga Kota Mojokerto,” pungkasnya. *ADV/ds
Tag :
#dprdkotamojokerto #kotamojokerto #diskominfokotamojokerto
